SEMIOTIKA RIFFATERRE DALAM PUISI “BALADA KUNING-KUNING” KARYA BANYU BENING

Hana Putri Lestari

Abstract


ABSTRAK

Penelitian ini mendeskripsikan semiotika Riffaterre dalam puisi “Balada Kuning-Kuning” karya Banyu Bening yang dipublikasikan di situs Kompasiana. Puisi tersebut mengisahkan tentang korban pemerkosaan bernama Sum Kuning. Ciri khas puisi ini adalah penggunaan rima –ing dari awal sampai akhir bait puisi. Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan dengan metode penelitian deskriptif kualitatif melalui pendekatan semiotika. Hasil penelitian menunjukkan (1) Ketidaklangsungan ekspresi puisi “Balada Kuning-Kuning” terdiri atas penggantian, penyimpangan, dan penciptaan arti; (2) Hasil pembacaan heuristik adalah puisi ini menceritakan kejadian pemerkosaan yang dialami Sum Kuning. Hasil pembacaan hermeneutik, puisi ini merupakan kritik Banyu Bening atas kasus Sum Kuning yang belum ditemukan titik terangnya sampai sekarang; (3) Matriks puisi ini adalah kisah pemerkosaan Sum Kuning; (4) Hipogram puisi ini adalah hubungan intertekstual puisi dengan kisah Sum Kuning.

Kata kunci: Sum Kuning, kuning, semiotika Riffaterre

ABSTRACT

This research describes Riffaterre's semiotics in "Balada Kuning-Kuning" poem by Banyu Bening, published by Kompasiana. “Balada Kuning-Kuning” tells of a rape victim named Sum Kuning. Characteristic of this poem is the used –ing rhymes from the beginning to the end of the poem. This research is a library research with a descriptive qualitative method with semiotics theory. The results showed (1) The unsustainability of expression "Balada Kuning-Kuning" is displacing, distorting, and creating of meaning; (2) Heuristic shows that this poem tells Sum Kuning’s raped insident. Hermeneutic shows that this poem is Banyu Bening's critique of Sum Kuning’s unsolved case; (3) Matrix this poem is Sum Kuning’s raped story; (4) Hypogram this poem is intertextual relation this poem with Sum Kuning’s story.

Keywords: Sum Kuning, kuning, Riffaterre’s semiotics


Keywords


Sastra Semiotika

Full Text:

PDF

References


Arfan, Khusnul. 2013. “Analisis Semiotika Riffaterre dalam Puisi Das Theater, Stätte der Träume”. Skripsi S1. Yogyakarta: Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Yogyakarta.

Bening, Banyu. 2014. “Balada Kuning-Kuning”. https://www.kompasiana.com/banyu.bening/54f85f4ea333112b5e8b4c79/balada-kuningkuning. diunduh pada tanggal 25 Maret 2020, pukul 4.30 WIB.

Chatman, Seymour. 1968. The Language of Poetry. Boston: Houghton Mifflin Company.

Endraswara, Suwardi. 2008. Sanggar Sastra. Yogyakarta: Ramadhan Press.

Faruk. 1994. Pengantar Sosiologi Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

_____ 2012. Metode Penelitian Sastra, Sebuah Penjelajahan Awal. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Keraf, Gorys. 1984. Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

___________. 2004. Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Matanasi, Petrik. 2017. “Misteri Pemerkosaan Sum Kuning”. https://tirto.id/misteri-pemerkosaan-sum-kuning-cAa9. diunduh pada tanggal 25 Maret 2020, pukul 4.45 WIB.

Nurgiyantoro, Burhan. 2009. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Pradopo, Rachmat Djoko. 1990. Pengkajian Puisi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

______________________ 1997. Prinsip-Prinsip Kritik Sastra. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

_______________________ 2001. Kritik Sastra Indonesia Modern. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

______________________ 2007. Pengkajian Puisi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

______________________ 2010. Pengkajian Puisi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Ratna, Nyoman Kutha. 2009. Stilistika: Kajian Puitika Bahasa, Sastra, dan Budaya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Riffaterre, Michael. 1978. Semiotics of Poetry. London: Indiana of University Press.

Sayuti, Suminto A. 1985. Puisi dan Pengajarannya. Semarang: IKIP Semarang Press.

Syafethi, Ghaluh. 2016. “Semiotika Riffaterre: Kasih Sayang pada Puisi An die Freude Karya Johann Christoph Von Schiller”. Skripsi S1. Yogyakarta: Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Yogyakarta.

Tirtawirya, Putu Arya. 1982. Apresiasi Puisi dan Prosa. Ende: Nusa Indah.

Taum, Yoseph Tapi. 2007. “Semiotika Riffaterre dalam “Bulan Ruwah” Subagyo Sastrowardoyo”. Sintesis: Jurnal Ilmiah Kebudayaan Volume 5, Nomor 1, Maret 2007.

Venda. 2018. “Mengapa UGM Dijuluki Kampus Biru”. http://kagama.co/mengapa-ugm-dijuluki-kampus-biru/2. diunduh pada tanggal 09 April 2020, pukul 3.30 WIB.

Wahyuningtyas, Sri dan Wijaya Heru Santosa. 2011. Sastra: Teori dan Implementasi. Surakarta: Yuma Pustaka.




DOI: https://doi.org/10.36567/aly.v16i1.535

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 ALAYASASTRA

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

ALAYASASTRA INDEXED BY:

       

   

   ________________________________________________________________________

@2017 Alayasastra (e-ISSN 2615-6024, p-ISSN 1858-4950)

Balai Bahasa Jawa Tengah

Jalan Elang Raya Nomor 1, Mangunharjo, Tembalang, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia 50272

Telepon +6224-76744357, 76744356; Faksimile +6224-76722358; Pos-el alayasastrabbjt@gmail.com

Powered by OJS

Creative Commons License
This work is licensed under a 
Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.