MANIPULASI TANDA DALAM CERPEN “BERTENGKAR BERBISIK” KARYA M. KASIM: TINJAUAN SIMULAKRA JEAN BAUDRILLARD

Aliyatul Himmah

Abstract


ABSTRAK

Artikel ini mengkaji cerpen “Bertengkar Berbisik” yang ditulis oleh M. Kasim dengan menerapkan konsep simulakra oleh Jean Baudrillard. Simulakra merupakan sebuah upaya untuk memanipulasi tanda agar makna yang dimanipulasi tersebut tampak nyata dan dianggap sebuah realitas sejati oleh masyarakat. Simulakra dicirikan dengan adanya dua hal, yakni hiperrealitas dan simulasi. Berdasarkan hal itu, ditemukan sebuah upaya manipulasi tanda yang dilakukan oleh tiga tokoh yang berperan sebagai musafir dalam cerpen. Motif yang dilakukan melalui tindakan ini adalah keinginan tiga tokoh akan kemudahan akses kepada kepala kampung agar mereka dapat diterima dengan baik. Semula hiperrealitas serta simulasi sebagai komponen dari simulakra, yang dibangun oleh ketiga tokoh ini bekerja dengan apik hingga mereka sendiri menghancurkan bangunan tersebut.

Kata kunci: bertengkar berbisik, hiperrealitas, simulakra, manipulasi tanda, konsumsi

 ABSTRACT

This article examines “Bertengkar Berbisik” short story by M. Kasim applying the concept of simulcrum by Jean Baudrillard. Simulacrum is an attempt to manipulate a sign so that the manipulated meaning appears real and is considered a true reality by the community. Simulacrum is characterized by two components, hyperreality and simulation. Through this theory, it is seen that an attempt was made to manipulate the signs carried out by the three figures who acted as travelers in “Bertengkar Berbisik” short story. The motive carried out by the three figures is their desire to have easy access to the head of the village in order to be well accepted. In the beginning, hyperreality and simulation, as components of simulacrum, built by these three figures worked successfully. However, they temselves consciously destroy the building so that their manipulated sign is known by the society.

Keywords: “Bertengkar Berbisik”, hyperreality, simulacrum, manipulation of signs, consumption


Keywords


hiperrealitas; simulakra; manipulasi tanda; konsumsi

Full Text:

PDF

References


Azmi, Nurul Nayla. 2013. “Posmodernisme dalam Novel Generation X: Tales for Accelerated Culture dan Bilangan Fu”. Tesis Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara, Medan.

Baudrillard, Jean. 1994. Simulakra and Simulasi. Trans. Sheila Faria Glaser. Ann Arbor: University of Michigan Press.

_______________. 1998. The Consumer Society Myths and Structures. London: Sage Publication.

_______________. 2002. Screened Out. New York: Verso.

Hughes, Robert. 1992. “The Patron Saint of Neo-Pop” http://www.nybooks.com/articles/archives/1989/jun/01/the-patron-saint-of-neo-pop/ diakses pada tanggal 13 Januari 2020, Pukul 20.22 WIB.

Juliswara, Vibriza. 2014. Pendekatan terhadap Kekerasan dalam Film Kartun Tom & Jerry. Jurnal Komunikasi: Volume 12, Nomor 2, Mei–Agustus 2014.

Kasim, Muhammad. 1978. “Bertengkar Berbisik” dalam John U. Wolf (Editor). Indonesian Readings. New York: Cornell University.

Lawrence, James Cooper. “A Theory of the Short Story. The North American Review: Volume 205, Nomor 735, Februari 1917.

Lechte, John. 2001. 50 Filsuf Kontemporer dari Strukturalisme sampai Postmodernitas. Yogyakarta: Kanisius.

Piliang, Yasraf Amir. 2003. Hipersemiotika: Tafsir Cultural Studies atas Matinya Makna. Yogyakarta: Jalasutra.

Rosidi, Ajip. 1959. Tjerita Pendek Indonesia. Jakarta: Gunung Agung.

Suharmono. 2015. “Masyarakat Konsumen dalam Novel Jalan Menikung Karya Umar Kayam: Tinjuan Postmodern Jean Baudrillard”. Tesis Magister Sastra Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Suyanto, Bagong. 2010. Anatomi dan Perkembangan Teori Sosial. Yogyakarta: Aditya

Media Publishing.

Suyanto, Bagong. 2013. Sosiologi Ekonomi: Kajian tentang Kapitalisme dan Konsumsi di Era Masyarakat Post-Industrial. Jakarta: Kencana.

Tsiotsou, Rodoula H. dan Jochen Wirtz. 2015. “The Three-Stage Model of Service Consumption”, dalam John R. Bryson (Editor). Handbook of Service Business: Management, Marketing, Innovation, and Internationalisation. Cheltenham: Edward Elgar Publishing Limited.

Woodrich, Christopher A. 2014. “Nama yang tak Terlupakan: Tiga Penulis Awal Cerita Pendek Berbahasa Melayu: Selayang Pandang”. Jurnal Ilmiah Kebudayaan SINTESIS: Volume 8, Nomor 2, Oktober 2014.




DOI: https://doi.org/10.36567/aly.v16i1.500

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 ALAYASASTRA

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

ALAYASASTRA INDEXED BY:

       

   

   ________________________________________________________________________

@2017 Alayasastra (e-ISSN 2615-6024, p-ISSN 1858-4950)

Balai Bahasa Jawa Tengah

Jalan Elang Raya Nomor 1, Mangunharjo, Tembalang, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia 50272

Telepon +6224-76744357, 76744356; Faksimile +6224-76722358; Pos-el alayasastrabbjt@gmail.com

Powered by OJS

Creative Commons License
This work is licensed under a 
Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.